Story Detail

07 Oct 2015

Kecintaan Mendalam Pada Kucing

Vox Orbis / 07 Oct 2015 Pets

Foto: Karena kepribadiannya yang ramah, penampilannya yang lucu, dan perilakunya yang jinak, kucing pun menjadi peliharaan yang digemari di Indonesia. Kucing betina ini menganggap Indonesia sebagai rumahnya. Rizki Ekananda/Flickr

Bahasa: English (English)

Esther Tanuadji

Kucing bisa dianggap sebagai salah satu binatang peliharaan yang paling digemari di Indonesia. Beberapa di antara alasan mengapa orang-orang menyukai kucing adalah karena ragam warna bulunya serta karena kucing adalah binatang yang lucu dan tidak liar. Selain itu, kucing pun ramah dan bisa diajak bermain. Beberapa orang bahkan memilih untuk memelihara kucing sebagai cara untuk menenangkan jiwa mereka.

Tak hanya itu saja, Islam, agama terbesar di Indonesia, pun menganggap penting kucing. Sejumlah haddits melarang umat Islam untuk menyiksa dan membunuh kucing. Nabi Muhammad sendiri juga sangat mengasihi kucing dan pernah mengatakan bahwa "kasih sayang pada kucing adalah salah satu bagian dari iman".

Foto: Kucing Angora, yang ditampilkan di sini, adalah salah satu ras yang digemari di Indonesia. Moyan Brenn/Flickr

Di antara berbagai ras yang ada, Angora, Persia, Himalaya, Exotic, dan Kucing Kampung adalah ras yang paling banyak dijumpai di Indonesia. Akhir-akhir ini, ras Maine Coon pun kian digemari. 

Foto: Kucing Himalaya, yang ditampilkan di sini, juga merupakan peliharaan yang digemari di Indonesia. Bambang Suryobroto/Flickr

Selain berkembangnya jumlah ras yang digemari, jumlah penggemar kucing di Indonesia pun kian bertambah. Kelompok-kelompok independen pecinta kucing kian merebak dan mereka memiliki aktivitas uniknya masing-masing. Qori Soelaiman, misalnya, mendirikan Yayasan Peduli Kucing yang memfokuskan upayanya untuk menyelamatkan kucing-kucing jalanan yang terlantar. Qori juga menerbitkan kumpulan kisah mengenai saat-saat tak terlupakan bersama kucing. Kelompok-kelompok lain yang mengkampanyekan adopsi kucing juga kian bertambah banyak. 

Di Sulawesi, ada sebuah pulau yang dikhususkan bagi para kucing dan kini telah menjadi salah satu tujuan wisata nusantara: Pulau Dea-dea. Untuk mencapai pulau ini, para turis cukup naik taksi air (speedboat) selama 15 menit dari pelabuhan Belang-belang (Desa Tonyamang). Sekalipun tidak ada catatan pasti kapan para kucing mulai menghuni Pulau Dea-dea, banyak orang yakin bahwa binatang ini telah hidup dan berkembang biak di sana selama beberapa puluh tahun, tanpa campur tangan manusia.


Esther Tanuadji untuk Vox Orbis, 2015